Contoh dan Arti Marketing Channel dalam Strategi Pemasaran

 Contoh dan Arti Marketing Channel dalam Strategi Pemasaran
Share To:

Arti Marketing Channel – Jangkauan pasar yang semakin luas dan inovasi bisnis kreatif yang semakin marak mewajibkan para pemilik bisnis untuk menggunakan teknik pemasaran yang efisien untuk menjual produknya.

Maka dari itu, saluran pemasaran (marketing channel) berperan besar untuk menambah keuntungan bagi para pemilik bisnis serta memperluas jangkauan bisnisnya.

Dalam artikel ini tim eventjournal.id akan memberikan informasi rinci tentang definisi, jenis, serta contoh dari saluran pemasaran yang sangat berguna bagi Anda. Mari simak ulasan dibawah ini!

Arti Marketing Channel

Arti dari Marketing Channel adalah saluran pemasaran yakni suatu organisasi, kegiatan maupun individu yang diberi tugas untuk menyalurkan barang dari produsen ke konsumen serta membantu pemasaran produk atau jasa.

Proses penyaluran barang tersebut dikenal sebagai saluran distribusi. Sedangkan pihak yang melakukan tugas tersebut disebut mitra saluran pemasaran.

Baca juga: Apa Itu Unique Selling Point serta Tips dan Contohnya!

Kehadiran mitra adalah poin utama untuk menciptakan saluran pemasaran dengan strategi pemasaran yang terencana sehingga efektif untuk meningkatkan profit bisnis.

Selain itu, hadirnya mitra saluran pemasaran akan membantu dalam proses pembangunan popularitas suatu bisnis pada target audiens.

Jadi, bisnis yang dimiliki tidak hanya mendapatkan keuntungan yang lebih besar tetapi juga mendapatkan brand awareness yang tinggi.

Maka dari itu, dalam proses kemitraan dibutuhkan hubungan yang saling menguntungkan antara pemilik bisnis dan mitra saluran pemasaran sehingga dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan oleh kedua belah pihak.

Jenis-Jenis Marketing Channel

Setelah mengetahui definisi saluran pemasaran (marketing channel) , kini saatnya Anda mengenal jenis-jenis saluran pemasaran yang dapat digunakan sebagai strategi pemasaran produk atau jasa Anda.

Apa saja marketing channel yang dapat menjadi pilihan? Berikut jenis-jenis saluran pemasaran:

Penjualan Langsung (Direct Selling)

Penjualan langsung adalah suatu jenis pemasaran yang dapat dilakukan dengan menjual langsung suatu produk atau jasa yang dimiliki pada konsumen. Atau biasa disebut penjualan tanpa perantara.

Pada jenis ini, para pemilik bisnis akan langsung menjual produknya pada konsumen ketika pabrik telah menyelesaikan produksinya. 

Sedangkan bagi para penyedia jasa, pada umumnya konsumen yang telah menjadi pelanggan tetap akan ditawarkan jasa yang disediakan pada waktu yang telah ditentukan oleh penyedia jasa.

Seperti ketika seorang pengusaha roti menjual rotinya pada pelanggan setianya atau seorang tukang pijat menjual jasa yang disediakan pada langganannya.

Dengan hadirnya perkembangan toko online, proses penjualan langsung kini telah mencakup layanan pada konsumen secara personal. Hampir seluruh produk atau jasa yang tersedia dapat diakses secara online dengan mudah.

Yang dimaksud personal yaitu produk atau jasa yang dibeli dapat dikirimkan pada rumah pelanggan secara langsung ketika konsumen telah melakukan transaksi.

Sebagai contoh, sistem delivery pada beberapa toko online maupun offline yang dapat mengirimkan produk yang dibeli oleh konsumen pada rumah masing-masing.

Bagi penyedia jasa, misalnya jasa perawatan wajah yang kini dapat dilakukan di rumah konsumen dengan memesan jasa tersebut melalui klinik resmi yang dapat diakses melalui internet.

Sistem penjualan langsung pun turut berubah, para pemilik bisnis dan penyedia jasa dapat menjual produk dan jasanya pada pelanggan baru yang memesan melalui aplikasi online yang dimiliki oleh perusahaan maupun perorangan.. 

Perubahan target audiens yang dulunya hanya mencangkup beberapa pelanggan tetap kini telah menjangkau pelanggan baru.

Jenis saluran pemasaran ini efektif untuk menjalin hubungan dan interaksi dengan para konsumen. Sehingga dapat meningkatkan brand awareness dari perusahaan atau penyedia jasa.

Penjualan Melalui Pengecer (Reseller)

Sistem ini berkaitan dengan pembelian yang dilakukan oleh pengecer (reseller) pada pemilik bisnis. Kemudian pengencer sebagai mitra akan menjual produk pyang telah dibeli tersebut pada konsumen.

Pengecer berperan sebagai perantara penjualan produk mengingat terdapat beberapa bisnis yang belum mencakup daerah terpencil.

Pada umumnya, para pengecer tidak memiliki stok barang dengan jumlah yang besar. 

Jadi, jika ada seorang konsumen yang membeli beberapa produk yang tidak tersedia stoknya maka pengecer akan membeli tambahan stok barang pada pemilik bisnis.

Pada intinya, ketika suatu organisasi atau individu menjadi mitra pengecer, pembelian sejumlah produk pada penjual adalah suatu langkah wajib untuk memulai. 

Tidak harus membeli produk dengan jumlah yang banyak tetapi harus dipastikan bahwa jumlah tersebut cukup untuk melayani kebutuhan konsumen.

Jenis saluran pemasaran ini sering digunakan oleh para pemilik bisnis yang bertujuan untuk memperluas jangkauan bisnisnya. 

Selain itu, jenis saluran pemasaran inilah yang memberikan keuntungan paling besar bagi pemilik bisnis serta pengecer dibandingkan jenis saluran pemasaran yang lain.

Bagi para pengecer, potongan harga biasanya diberikan oleh penjual dengan minimal pembelian produk sehingga para pengecer dapat membeli produk tersebut dengan harga murah dan menjualnya dengan harga normal bahkan harga yang lebih tinggi.

Dengan kebebasan nominal harga yang ditentukan oleh pengecer, profit yang diterima juga akan lebih besar. Tetapi untuk menentukan harga, pengecer tetap harus melihat kondisi pasar dan target audiens di daerah masing-masing sehingga dapat menerima keuntungan yang diinginkan.

Sedangkan bagi para pemilik bisnis, kepopuleran produknya akan tetap terjaga jika jumlah pengecer terus bertambah. Selanjutnya, para pemilik bisnis juga akan mendapatkan pelanggan baru yang dapat meningkatkan profit bisnis.

Sebagai contoh, bisnis produk kecantikan Oriflame yang sudah terkenal sejak beberapa tahun lalu karena banyaknya reseller yang menjual produknya hingga daerah terpencil sekalipun.

Mengacu pada contoh tersebut, tingkat popularitas produk Oriflame hingga kini tetap terjaga walaupun banyak bisnis kecantikan yang menjadi kompetitor. Hal ini disebabkan oleh kekuatan jenis saluran pemasaran melalui mitra pengecer yang dapat menjangkau target audiens yang beragam.

Saluran pemasaran melalui mitra memang menjadi saluran pemasaran yang populer di kalangan para pemilik bisnis sejak dulu hingga sekarang.

Dengan maraknya toko online yang tersedia, para pemilik bisnis menggunakan berbagai macam strategi digital marketing untuk menjual produknya.

Contoh Digital Marketing Channel

Jika anda sudah mengetahui tentang arti marketing channel, kini sekarang saatnya mempelajari apa saja contoh dari marketing channel dalam dunia digital. Dibagi menjadi 4 kategori yakni:

Penjualan Melalui Referensi Tautan ( Affiliate Marketing)

Jenis penjualan ini adalah salah satu inovasi digital marketing. Sistem penjualannya menggunakan referensi tautan website suatu perusahaan yang dikenal sebagai afiliasi.

Sebuah website atau akun media sosial mitra diubah menjadi tempat promosi yang diperuntukkan bagi bisnis.

Jenis penjualan ini tepat dilakukan jika tujuan utama perusahaan adalah meningkatkan brand awareness atau engagement rates

Untuk dapat menggunakan saluran pemasaran ini, terdapat beberapa syarat yang harus dimiliki mitra perusahaan.

Pada umumnya, website atau akun media sosial yang digunakan sebagai media promosi harus memiliki audiens dengan jumlah tertentu yang ditentukan oleh perusahaan yang menggunakan saluran pemasaran ini.

Dalam jenis ini, perusahaan akan mendapatkan mass coverage atau informasi terkait produknya akan tersebar lebih luas hingga ke calon konsumen baru.

Sedangkan keuntungan bagi para mitra yaitu para mitra akan mendapatkan komisi jika berhasil membawa audiensnya untuk membuka tautan website maupun toko online perusahaan yang telah dipromosikan serta menarik calon pelanggan baru untuk bertransaksi atau registrasi pada website atau aplikasi perusahaan.

Menjadi seorang mitra untuk jenis penjualan ini dapat memberikan penghasilan tambahan dengan cara yang cukup sederhana dan mudah.

Sebagai contoh, perusahaan Shopee menggunakan jenis saluran pemasaran ini. Perusahaan Shopee berkolaborasi dengan para influencers atau para pengguna aktif media sosial Instagram, YouTube dan TikTok yang memiliki jumlah pengikut lebih dari 10.000 orang.

Oleh pihak Shopee, strategi pemasaran ini disebut dengan Shopee Affiliate Program dimana programnya menawarkan penghasilan tambahan bagi para mitra yang mempromosikan produk yang tersedia di Shopee.

Komisi yang ditawarkan oleh Shopee yaitu para mitra akan mendapatkan komisi yang dihitung dari harga produk yang terjual. 

Para mitra akan mendapatkan komisi sebesar 10% untuk pengguna baru dengan batas maksimum Rp.10.000 dan 3% untuk pengguna laama dengan batas maksimum yang sama untuk setiap transaksi yang dihasilkan dari promosi tautan produk di media sosial.

Jadi, jika seorang mitra berhasil mengajak 20 orang pengguna baru untuk membeli sebuah barang dengan harga Rp.100.000 di Shopee maka mitra tersebut akan mendapatkan komisi sebesar Rp. 200.000.

Perhitungannya adalah komisi akan dihitung per pengguna yang berhasil diundang untuk registrasi atau bertransaksi di Shopee oleh mitra.

Mengacu contoh diatas, mitra tersebut mendapatkan Rp.10.000 dan dikalikan dengan 20 orang pengguna baru.

Jenis penjualan ini dilakukan Shopee untuk memperoleh brand awareness, meningkatkan engagement rates serta melariskan produk para penggunanya dengan berkolaborasi dengan mitra melalui media sosial.

Display Advertising

Inovasi saluran pemasaran dalam dunia digital juga mencakup strategi display advertising.

Pada display advertising, iklan-iklan terkait produk atau jasa dengan desain grafis yang menarik dipasang disamping konten yang tersedia pada website, email, suatu aplikasi atau format digital lain.

Iklan dapat berupa tulisan, gambar, audio, video bahkan animasi. Tingkat kreativitas sangat diperlukan dalam pembuatan iklan karena konten iklan dapat menarik perhatian audiens untuk membeli produk atau jasa yang dijual.

Jenis pemasaran ini sering ditemukan ketika Anda mencari suatu informasi di internet, membuka email atau suatu aplikasi. Anda akan melihat iklan berupa gambar maupun video dalam durasi yang singkat, iklan tersebut yang dikenal sebagai display advertising.

Kesuksesan saluran pemasaran ini ditentukan dengan banyaknya jumlah audiens yang membuka iklan tersebut. Hasil ini akan menunjukkan apakah iklan produk tersebut relevan dan menarik atau justru sebaliknya.

Display advertising tidak hanya sebagai media promosi produk tetapi juga membantu untuk mengaktifkan online presence dari bisnis yang dimiliki. 

Jenis pemasaran ini juga dapat  memperluas jangkauan pemasaran produk dengan menggaet calon konsumen dari berbagai tempat.

Email Marketing

Sesuai namanya, saluran pemasaran ini menggunakan email sebagai media pemasarannya.

Email marketing tepat untuk dilakukan jika tujuan utama perusahaan adalah menjalin relasi dengan konsumen atau calon pelanggan baru.

Saluran pemasaran ini dapat menghemat biaya pemasaran serta membantu para pemilik bisnis baru untuk mempromosikan produk atau jasanya dengan efektif.

Tipe email marketing yang paling sering digunakan adalah newsletter dan drip email.

Untuk penjelasan lebih rinci terkait kedua tipe email marketing tersebut serta contohnya, Anda dapat membaca artikel yang telah disediakan oleh tim eventjournal.id.

Social Media Marketing

Saluran pemasaran ini sering disebut sebagai kunci dari digital marketing. Inovasi digital yang terus berkembang membuat para pemilik usaha lebih sering menggunakan saluran pemasaran digital.

Sejumlah aplikasi seperti Instagram, Twitter, Facebook, YouTube dan TikTok adalah sebagian aplikasi yang paling diminati oleh para pemilik usaha untuk memasarkan produknya.

Kemudahan akses untuk promosi produk di media sosial serta jangkauan audiens yang luas menjadi alasan utama saluran pemasaran ini terkenal di kalangan pemilik bisnis.

Baca juga: 3 Tools Untuk Social Media Specialist yang Wajib Ada

Namun, dibalik kemudahan aksesnya, teknis pemasaran menggunakan media sosial perlu direncanakan dengan teliti mengingat satu kesalahan promosi dapat memberikan resiko besar pada perusahaan.

Mulai dari konten yang dipilih hingga penyampaian konten tersebut harus diperhatikan dan disesuaikan dengan target audiens perusahaan.

Sebagai contoh, beberapa bisnis makanan beku seperti baso aci, saat ini telah menggunakan aplikasi Instragram sebagai saluran pemasaran utama untuk menjual produknya.

Pemilihan aplikasi Instagram sebagai saluran pemasaran utama sejalur dengan tujuan utama pemilik bisnis tersebut yaitu untuk menjangkau calon pelanggan baru dan meningkatkan brand awareness sehingga meningkatkan profit penjualan baso aci.Penjelasan diatas telah mencakup arti marketing channel yang tersedia di dunia bisnis.

Sebagai seorang pemilik usaha, Anda perlu menentukan tujuan serta target audiens dari perusahaan Anda sebelum memilih saluran pemasaran yang dibutuhkan oleh itu wawasan mengenai arti marketing channel ini sangat penting untuk Anda ketahui.

Penulis: Resha Naura
Editor: Kurnia Alif

Post Terbaru

  • Griyasis, Dukung Percepatan Teknologi Lewat Pengadaan Server dan IT Solution

  • Gandeng LOKET, Kreator Drive-in Senja Luncurkan Wahana Live Experience Baru “Dunia Mencekam”, Hadirkan Pop-Culture Horror Jepang Era Kini

  • TEROBOSAN! Wahid Foundation Luncurkan Modul Panduan Kontra Narasi dan Narasi Alternatif Toleransi dan Perdamian

  • Dimeriahkan oleh Berbagai Lineup dan Tiga Area Interaktif di Dalamnya, Playfest 2021 Capai 150 Ribu Visitor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *